DISTRIBUSI FREKUENSI
Distribusi Frekuensi adalah pengelompokan data kedalam beberapa kelompok kelas dan kemudian dihitung banyaknya data yang masuk kedalam setiap kelas
Jumlah Kelas
H.A.
Sturges
pada
tahun
1926 menulis
artikel
dengan
judul:
"The
Choice of a Class Interval"
dalam
Journal of the American Statistical
Association yang
mengemukakan
suatu
rumus
untuk
menentukan
jumlah
kelas
sebagai
berikut:
k = 1+ 3,322 log n
Dimana:
k = jumlah
kelas
n =
jumlah
observasi
Rumus
tersebut
diberi
nama
Kriterium Sturges dan
merupakan
suatu
rumus
yang menjadi
patokan
untuk
menentukan
berapa
jumlah
kelas
yang harus
dibentuk
dari
sekelompok
data.
Interval
Kelas
Disarankan
interval
atau
lebar kelas
adalah
sama
untuk
setiap
kelas.
Sebenarnya,
pemilihan
interval kelas
dan
jumlah
kelas
tidak
independen.
Semakin
banyak
jumlah
kelas
berarti
semakin
kecil
interval kelas,
begitu
pula sebaliknya.
Pada
umumnya,
untuk
menentukan
interval kelas
digunakan
rumus:
c
= (Xmax - Xmin)/k
Dimana:
c = panjang interval
kelas
k =
jumlah
kelas
Xmax
= nilai
observasi
terbesar
Xmin
= nilai
observasi
terkecil
Batas
Kelas
Batas
kelas bawah
menunjukkan
kemungkinan
nilai
data terkecil
pada
suatu
kelas.
Batas kelas atas mengidentifikasi
kemungkinan
nilai
data terbesar
dalam
suatu
kelas.
Jika
diketahui
kelas-kelas
interval adalah:
30-39,
40-49, 50-59, dst,
maka
untuk
nilai
batas
bawahnya
(lower limit)
adalah
30, 40, 50, dst.
Sedangkan
nilai
batas
atasnya
(upper limit)
adalah
39, 49, 59, dst.
CONTOH SOAL:
| |||
| contoh soal 1 |
![]() | |
| Contoh Soal 2 |
![]() |
| Contoh Soal 3 |
Soal Latihan
| Soal 8 hal.88 |
Program & Demo:
| Soal 15 hal.89 |
Program:
| Soal Latihan 22 hal 91 |
Program:




0 komentar:
Posting Komentar